Tampilkan postingan dengan label recycle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label recycle. Tampilkan semua postingan

Tas Belanja Pengganti Kantong Plastik Terus Merambah UKM


Setelah melihat perkembangan, dimana perusahaan-perusahaan besar seperti department store, supermarket dan lainnya memberikan pilihan untuk menggunakan tas belanja pengganti kantong plastik, maka sekarang giliran toko-toko UKM yang semakin lama semakin banyak memberikan tas-tas pengganti kantong plastik.

Salah satu toko yang memiliki tas dengan design yang unik dan mendukung pelestarian lingkungan adalah toko MySize yang websitenya dapat kita lihat di www.mysizestore.com. Yang menarik adalah karena toko ini adalah toko yang menjual pakaian wanita khusus ukuran besar, maka tas pengganti kantong plastik ini pun ukurannya lebih besar dari yang biasanya kita dapatkan di toko-toko lainnya. Selain itu, di kantongnya sendiri juga diberikan pesan-pesan yang mendukung pelestarian lingkungan.

Banyak toko-toko yang menawarkan tas belanja pengganti kantong plastik ini sebagai bagian juga dari keinginan pemiliknya untuk ikut berpartisipasi dalam menanggulangi global warming, walaupun tetap dengan harapan bahwa tas ini pun dapat menjadi media marketing yang efektif bila dapat dibawa kemana-mana.

Unilever Perkenalkan Tas Belanja Ramah Lingkungan


PT Unilever Indonesia Tbk bekerja sama dengan Hypermart meluncurkan tas belanja ramah lingkungan dari bahan plastik daur ulang yang bisa dipakai berulang kali.

Acara peluncuran tas belanja yang diberin nama Trashion itu dilakukan di Hypermart, Mal Karawaci, Tangerang dan dihadiri, antara lain, oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup, Gusti Muhammad Hatta, Direktur Customer Development PT Unilever Indonesia Tbk, Okti Damayanti, dan Direktur Merchandising dan Marketing Matahari Food Business PT Matahari Putra Prima, Meshvara Kanjaya. Trashion (dari kata Inggris trash dan fashion) dirancang khusus oleh kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Unilever untuk mengurangi dampak sampah kemasan plastik.

Pengelolaan Limbah Plastik Dengan Metode Recycle (Daur Ulang)


Pemanfaatan limbah plastik merupakan upaya menekan pembuangan plastik seminimal mungkin dan dalam batas tertentu menghemat sumber daya dan mengurangi ketergantungan bahan baku impor. Pemanfaatan limbah plastik dapat dilakukan dengan pemakaian kembali (reuse) maupun daur ulang (recycle). Di Indonesia, pemanfaatan limbah plastik dalam skala rumah tangga umumnya adalah dengan pemakaian kembali dengan keperluan yang berbeda, misalnya tempat cat yang terbuat dari plastik digunakan untuk pot atau ember. Sisi jelek pemakaian kembali, terutama dalam bentuk kemasan adalah sering digunakan untuk pemalsuan produk seperti yang seringkali terjadi di kota-kota besar (Syafitrie, 2001).

Menghancurkan Plastik dengan Air


Dilihat dari jenisnya, limbah plastik merupakan komponen ketiga terbanyak yang dibuang setelah limbah organik dan kertas. Meski dari segi jumlah tidak tergolong banyak, limbah plastik merupakan masalah lingkungan yang terbesar karena materialnya tidak mudah diurai oleh alam, baik oleh curah hujan dan panas matahari, maupun oleh mikroba tanah.

Karena ringan, plastik akan cenderung terangkat ke permukaan ketika ditimbun sehingga mengotori lingkungan sekitar. Jika tercecer di badan air, plastik cenderung menyumbat aliran. Bila dibakar akan menimbulkan asap yang membahayakan lingkungan dan kesehatan manusia.

Dengan kian meningkatnya kebutuhan barang plastik, limbah ini akan menimbulkan masalah yang kian pelik. Hal ini bisa dilihat dari perkiraan kebutuhan plastik 220 juta penduduk Indonesia pada tahun 2003 yang akan mencapai sekitar 1,35 juta ton, menurut Indonesia Plastic Industries.

Kerajinan Anyaman dari Plastik Bekas




Menyulap sampah plastik menjadi benda berguna di rumah, ternyata tidak sulit. Asal punya niat kuat, tekun, dan sedikit bumbu kreatif, kemasan mi instan, kopi instan, atau kantong keresek bisa dianyam menjadi dompet, tempat pensil, tas, dan sajadah yang tidak kalah indah dengan buatan para perajin.

XS Project - Tas yang Menyelamatkan Lingkungan







XSProject adalah sebuah group yang dibentuk di Jakarta oleh Ann Wizer, seorang visual artist dan aktivis lingkungan (environmental activist).

Sebagai seorang pekerja seni, Ann Wizer mengekspresikan keprihatinannya dan tindakannya dalam melawan perusakan alam akibat limbah industri dan sikap konsumerisme yang berlebihan, dengan menggunakan sampah sebagai bahan dasar dalam setiap instalasi seni dan kostum yang ia ciptakan.

Sampah tersebut dapat berupa sampah plastik, sampah kertas, dan lainnya. Baik instalasi seni, instalasi fashion, hingga bahkan tote bag pertama dibuatnya dari bahan sampah, melengkapi kostum nya juga yang digunakan dalam sebuah pertunjukan.

Bagan Daur Ulang

Hasil Daur Ulang Plastik











Kemasan plastik tidak selalu berakhir menjadi sampah. Kemasan plastik bisa dirangkai jadi tas cantik. Tidak percaya? Simak tips kreasi berikut ini.

Video Recycle Plastic



sumber: www.youtube.com